Manfaat Temulawak Bagi Sistem Pencernaan

Anda mungkin akrab dengan temulawak. Rimpang yang masih terkait dengan kunyit ini memang diketahui memiliki banyak manfaat. Temulawak dikenal mampu mengatasi masalah pencernaan, mengobati jerawat, memelihara hati yang sehat, yang dikenal sebagai penambah nafsu makan.

Jadi, benarkah jahe bisa meningkatkan nafsu makan? Apa bahan di temulawak yang memiliki fungsi ini?

Manfaat Temulawak Bagi Sistem Pencernaan

Akar dan rimpang Temulawak telah lama digunakan sebagai obat alami untuk pengobatan berbagai penyakit. Namun, dari berbagai khasiat yang dimilikinya, tanaman ini sering digunakan untuk mengobati masalah pada sistem pencernaan.

Temulawak sering digunakan untuk mengobati gejala sakit maag, sakit perut, perut kembung, sindrom iritasi usus (IBS), penyakit hati dan empedu. Tidak hanya itu, jahe juga dianggap sebagai penambah nafsu makan.

Dipercayai bahwa semua manfaat ini berasal dari bahan aktif yang terkandung dalam temulawak, yaitu curcumin. Curcumin adalah senyawa antioksidan dari kelompok polifenolik yang juga anti-inflamasi, antibakteri dan antijamur.

Curcumin bekerja dengan mengurangi peradangan dan pembengkakan pada saluran pencernaan. Karena itu, jahe juga memiliki potensi untuk mengatasi penyakit yang berhubungan dengan infeksi seperti radang usus, tukak lambung, infeksi bakteri H. pylori di saluran pencernaan.

Apakah jahe efektif sebagai penambah nafsu makan?
nafsu makan anak
Tak sedikit yang percaya pada efektivitas jahe dalam meningkatkan nafsu makan. Pernyataan ini juga didukung oleh beberapa ahli, meskipun banyak orang menentangnya juga karena tidak ada bukti yang menjanjikan.

Berbagai penelitian memang menunjukkan efektivitas jahe untuk kesehatan pencernaan. Sayangnya, belum ada penelitian yang secara jelas menyatakan bahwa jahe dapat meningkatkan nafsu makan.

Meski tidak bertindak langsung sebagai penambah nafsu makan, bukan berarti jahe tidak bermanfaat untuk bayi Anda. Sebab, jahe bisa mengatasi berbagai masalah pencernaan yang menyebabkan berkurangnya nafsu makan.

Misalnya, beberapa anak mungkin tidak mau makan karena pembengkakan, sakit perut, atau bisul. Nah, curcumin pada jahe dapat membantu mengatasi masalah ini sehingga nafsu makan bayi kembali normal.

Fungsi jahe juga lebih efektif bila dipadukan dengan lada hitam. Kombinasi keduanya dapat meningkatkan aktivitas enzim dalam usus. Akibatnya, proses pencernaan makanan terjadi lebih mudah dan cepat untuk menambah nafsu makan.

Cara lain untuk menambah nafsu makan

Temulawak mungkin tidak terbukti efektif sebagai penambah nafsu makan. Namun, konsumsi curcumin pada jahe masih memberikan manfaat bagi kesehatan sistem pencernaan.

Dengan mengkonsumsi temulawak, Anda juga dapat meningkatkan nafsu makan anak Anda dengan cara-cara berikut:

  • Bagilah waktu makan menjadi satu hari dalam 5-6 kali dengan porsi yang lebih kecil.
  • Tambahkan kalori ke makanan yang dikonsumsi.
  • Makanlah makanan yang kaya nutrisi, bukan camilan manis berkalori tinggi tanpa nutrisi lain.
  • Gunakan piring yang lebih besar. Ini membuat makanan di piring kurang terlihat, sehingga anak akan meminta untuk makan lagi.
  • Cobalah makan pada waktu yang sama setiap hari.
  • Jangan melewatkan sarapan.

Potensi jahe sebagai penambah nafsu makan sudah lama dikenal. Namun, ini masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut. Selama efektivitas jahe untuk nafsu makan benar-benar dapat dibuktikan, Anda masih bisa mengkonsumsinya untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan.

Baca Juga :

Kesehatan